13 Kelebihan Pesantren Modern. Semua Orang Tua Harus Tahu

4 min read

kelebihan pesantren modern

AnakIslam.com – Kelebihan Pondok Pesantren Modern. Kian hari perkembangan zaman tidak bisa dihindari. Setiap orang membutuhkan berbagai fasilitas teknologi yang bisa mempermudah dalam hidupnya. Tapi ternyata dengan berbagai kemudahan ini bukanlah jaminan untuk hidup selamat di dunia dan akhirat, tapi harus ada filter berupa limu agama yang dalam prosesnya ditunjang oleh kemajuan zaman.

Menjawab kebutuhan itulah maka pesantren modern datang sebagai solusi bagi umat yang berusaha menyeimbangkan antara kebutuhan dunia dan akhirat dengan adanya keseimbangan ilmu agama dan umum, bahkan berbagai kebutuhan yang diperlukan oleh manusia-manusia modern, terutama santri yang masih dalam usia remaja.

Pesantren modern seakan menjadi jawaban antara sangat pentingnya ilmu agama dan umum dalam keseharian kita. Maka tidak aneh jika belakangan ini makin banyak berdiri pesantren modern sebagai jawaban akan kebutuhan masyarakat akan hal tersebut.

Tentu dengan makin banyaknya pesantren modern yang juga semakin diterima masyarakat ada pertanyaan mendasar, apakah kelebihan pesantren modern dibanding pendidikan umum yang banyak terdapat di masyarakat ?

Kelebihan Pondok Pesantren Modern

Sesuai dengan namanya, pesantren modern mengusung karakteristik pesantren, yang memberikan pendidikan pada anak didiknya (santri) dalam satu lingkungan yang terintegrasi semua pendidikan formal dan informalnya. Jadi pada santri belajar pelajaran formal dan informalnya di satu lingkungan pesantren.

Bahkan proses pendidikan berjalan 24 jam x 7 hari. Mulai santri bangun tidur hingga tidur kembali di malam hari, semua adalah proses pendidikan yang berkesinambungan.

Di pesantren inilah para santri diharapkan bisa mendapatpan pendidikan akhlak, kemandirian, disiplin sekaligus terlatih bersosialisasi dengan sesamanya yang datang dari berbagai daerah.

Adapun kelebihan pesantren diantaranya adalah sebagai berikut:

  1. Lebih mendalami ilmu agama

Untuk hal ini tidak bisa diragukan lagi, bahwa memang pesantren adalah tempat bagi semua orang yang ingin mendapatkan ilmu agama dalam porsi yang cukup besar dibanding jika mereka belajar di lembaga pendidikan lainnya.

Pesantren cukup kompeten untk mempelajari limu agama karena memang di dalamnya telah ada pimpinan (Kiai) dan para pengajar (Ustadz / Ustadzah) yang mereka memang telah fokus belajar ilmu agama hingga sangat kompeten untuk mengajarkannya kepada santri / wati.

  1. Ibadah terjaga dan teratur

Di pesantren semua kehidupan santri selama 24 jam sudah deprogram sedemikian rupa, sehingga mereka bisa lebih memprioritaskan untuk hal-hal yang dianggap lebih penting, misalnya dengan mengalokasikan waktu untuk ibadah lebih awal dan utama dari kegiatan lainnya.

Tujuan dari pembiasaan ini adalah agar kelak saat kembali ke masyarakat mereka sudah terbiasa dengan melaksanakan ibadah dengan baik di awal waktu tanpa adanya perasaan terpaksa.

  1. Melatih kemandirian

Nilai lebih pendidikan pesantren adalah bisa melatih kemandirian para santri sejak mereka baru masuk. Biasanya pembiasaan ini dilatih dan diterapkan sejak mereka anak baru, yang selanjutnya makin lama tinggal di pesantren mereka akan lebih mandiri.

  1. Melatih kepemimpinan

Di pesantren modern ada latihan kepemimpinan mulai dari kelas hingga asrama bahkan di berbagai kegiatan santri lainnya. Para santri yang sudah memasuki tingkat tertentu biasanya menjadi pengurus di asrama yang mereka diberi tanggung jawab untuk membimbing santri kelas dibawahnya.

Begitu juga di organisasi santri, mereka yang telah mempunyai pengalaman menjadi pengurus di asrama akan mendapat kesempatan dan tanggung jawab untuk menjalankan organisasi santri yang membantu pimpinan pesantren dalam menjalankan kehidupan pesantren setiap harinya, yaitu dengan aktif di beberapa bagian, seperti keamanan, bahasa, koperasi, seni, dsb.

  1. Mencegah pergaulan bebas

Dengan anak kita belajar di pesantren, setidaknya hal itu bisa menghindarkan mereka dari pergagulan bebas yang semakin merajalela saat ini. Hal ini harus dihindarkan dari mereka, karena kelak mereka akan menjadi orang tua yang melakukan hal yang sama pada generasi penerusnya.

kelebihan pesantren modern 1

  1. Orang tua merasa lebih aman

Dengan anak kita terhindar dari pergaulan bebas karena telah kita amanahkan pendidikannya kepada pesantren, maka kita sebagai orang tua akan lebih tenang dan merasa aman. Maka tidak berlabihan jika ada yang mengatakan dengan adanya anak yang belajar di pesantren, maka orang tua bisa lebih fokus bekerja, tanpa harus ada perasaan khawatir dengan pergaulan anak-anaknya di pesantren.

  1. Kegiatan lebih banyak

Di pesantren modern kegiatannya lebih banyak, yang semuanya diberikan untuk bekal santri setelah lulus dari pesantren, bukan hanya pelajaran agama yang merupakan pelajaran wajib bagi pesantren pada umumnya, tapi juga pelajaran umum dan bahasa.

Metode untuk mendidik para santri menguasai ketiganya itu adalah dengan membiasakannya dalam keseharian mereka, bukan hanya di ruang kelas, tapi juga saat santri di asrama dan berada di sekitar pondok.

  1. Ekstrakulikuler beragam

Ini adalah kelebihan yang mungkin sulit untuk diterapkan di sekolah umum atau pesantren konvensional, karena memang di pesantren modern untuk ekstrakulikulernya sangat beragam. Para santri diberi kebebasan utnuk memilih sesuai minat dan bakat mereka, terutama saat tahun kedua.

Tahun pertama biasanya santri hanya boleh mengikuti ekstrakulikuler yang tidak menyita banyak waktu, misalnya ekstrakulikuler yang ada hubungannya dengan pelajaran, seperti tartil Quran, menulis Arab dan bahasa (Arab dan Inggris). Hal ini dilakukan karena pada tahun pertama para santri dalam tahap penyesuaian diri dengan lingkungan pesantren.

Baru pada tahun kedua, biasanya mereka diberi keleluasaan untuk memilih kulikuler yang lebih banyak menyita waktu dan tenaga, misalnya ekstrakulikuler olah raga, bela diri, seni, jurnalistik, music dll sesuai dengan bakat dan minat mereka. Di sekolah umum tidak aja ekstrakulikuler yang selengkap ini. Jika pun ada biasanya untuk menguasainya kurang mendalam, karena mereka hanya bisa mempelajarinya saat di sekolah. Berbeda dengan santri yang mereka kesehariannya bisa terus belajar pada seniornya yang sudah lebih ahli pada bidang ekstrakulikuler tertentu.

  1. Kemampuan bahasa lebih terasah

Di pesantren modern para santri dibiasakan menggunakan dua bahasa, Arab dan Inggris.  Dua bahasa ini  bukan hanya menjadi bahasa pengantar saat proses belajar mengajar, tetap juga menjadi bahasa keseharian yang wajib di terapkan bagi setiap santri.

Untuk mengawal cita-cita dibumikannya dua bahasa wajib ini, maka pimpinan pesantren mempercayakan pada bagian penggerak bahasa pusat dan santri untuk melalukan berbagai program dan evaluasinya. Bagi santri yang melanggar bahasa wajib ini maka diberikan sanksi yang mendidik dengan tujuan agar peraturan penggunaan bahasa ini bisa berjalan dengan lancar.

  1. Jangkauan / jaringan pertemanan lebih luas

Satu lagi yang sulit ditemui di lembaga lainnya adalah dengan anak kita mondok di pesantren modern, maka mereka akan terbiasa berinteraksi dengan anak-anak lainnya yang berasal dari daerah lainnya. Bukan hanya yang berasal dari daerah lain di Indonesia, tapi mereka yang berasal dari berbai negara dari segala penjuru dunia.

Saat admin masih nyantri di pesantren dulu, tercatat ada 70 an santri yang  berasal dari berbagai negara di dunia. Saat itu yang terbanyak dari negara Malaysia, Brunai, Singapura, Thailand, Australia dan Amerika Serikat. Berinteraksi dengan mereka ini juga bisa menjadi ajang melatih kemampuan berbahasa kita, karena bagi mereka yang native speaker bisa memahami bahasa kita adalah kebanggaan bagi pencapaian komunikasi kita dengan bahasa Inggris.

  1. Lebih seimbang dunia akhirat

Dengan berada di pesantren seorang santri akan dilatih bagaimana menyeimbangakan nilai dunia dan akhirat. Mereka akan terlatih bagaimana cara berdakwah yang mudah atau disenangi oleh masyarakat pada umumnya saat ini yang syarat akan kemajuan zaman dan teknologi.

Jadi, meskipun mereka mengikuti zaman menggunakan teknologi yang terus berkembang, tapi nilai-nilai keislaman menjadi hal penting yang mereka jaga dan junjung tinggi.

  1. Cara pandang jauh ke depan

Satri pesantren modern saat akan lulus biasanya diberi pembekalan untuk nantinya berkiprah di masyarakat. Bukan hanya bagaimana cara mengajar ilmu agama sebagaimana yang setiap hari telah mereka terima di dalam kelas saat proses belajar mengajar, tapi mereka juga dibekali bagaimana cara berkiprah dalam masyarakat sesuai bakat dan minat mereka.

Mereka yang berminat pada bidang pendidikan, maka diberi pembekalan cara mendirikan lembaga pendidikan, mereka yang berminat pada bidang usaha, maka diberi pembekalan menjalankan usaha saat riihlah iqtisodiyah (study banding), bahkan mereka yang minat pada organisasi pun dilatih bagaimana melakukang sidang dan bermusyawarah dengan baik.

  1. Lebih siap berkiprah di masyarakat

Dengan semua yang ada di pesantren modern diatas maka tidak berlebihan jika pesantren modern saat ini semakin mendapatkan banyak peminat, terutama bagi orang tua yang ingin anaknya bisa mendapatkan ilmu agama dengan tetap bisa mengikuti perkambangan zaman yang ada saat ini, hingga kelak mereka bisa berdakwah ke masyarakat dengan metode yang sesuai yang ada di masyarakat di setiap waktu.