Inilah Hadits Senyum Adalah Sedekah Beserta Kandungan Yang Dimilikinya

hadits senyum adalah sedekah

AnakIslam.com – Sebagai seorang Muslim, banyak cara untuk menghasilkan pahala. Banyak hal-hal kecil yang mudah dilakukan dan bisa bernilai ibadah, salah satunya adalah tersenyum. Hal ini tercantum dalam hadits senyum adalah sedekah yang akan dibahas dalam artikel berikut ini:

Hadits Tentang Senyum Sebagai Sedekah

Banyak sekali hadits yang bisa dipelajari oleh Umat Muslim. Hadits-hadits ini menjadi pelengkap ayat-ayat Al-Qur’an, terutama untuk hal-hal yang tidak disebutkan secara rinci. Salah satunya adalah tentang sedekah. Sedekah yang dipahami dalam Al Qur’an hanyalah sebatas sedekah dalam bentuk harta.

Nyatanya, ada perilaku kecil yang juga dapat dihitung ibadah, yaitu tersenyum. Hal ini tidak dijelaskan secara spesifik dalam Al-Qur’an sehingga disampaikan Rasulullah SAW melalui hadits. Dari Abu Dzar ra. dia berkata, Rasulullah SAW bersabda:

تَبَسُّمُكَ فِى وَجْهِ أَخِيكَ لَكَ صَدَقَةٌ

Yang berarti: “Senyummu di hadapan saudaramu adalah (bernilai) sedekah bagimu” (HR. Tirmidzi 1956)

Melalui hadits ini, Rasulullah SAW menegaskan bahwa sedekah tak hanya dalam bentuk harta. Sebuah senyuman bisa berarti sebuah sedekah kepada orang lain. Hal ini tak terlepas dari kemuliaan senyuman yang diberikan kepada orang lain.

Kandungan Hadits

Ada beberapa kandungan yang dimiliki oleh hadits tersebut. Ada banyak kemuliaan yang datang bersama dengan senyuman. Karenanya, banyak tersenyum bisa menjadi ibadah yang paling mudah dilakukan oleh seorang Muslim. Selain itu ada kemuliaan senyuman lainnya antara lain:

1. Senyum Memiliki Nilai Pahala Sedekah

Kandungan utama hadits ini sudah tentu seperti artinya, yaitu senyuman yang diberikan kepada orang lain akan terhitung sebagai ibadah. Nilai ibadah dari sebuah senyuman disetarakan dengan pahala sedekah.

Karenanya, seorang Muslim tak perlu memiliki harta dengan jumlah yang banyak untuk dapat bersedekah. Dengan selalu tersenyum dan menampakkan wajah ceria, seorang Muslim akan mendapatkan pahala yang setara.

2. Senyum Menjadi Sebuah Kebajikan

Selain memiliki nilai ibadah sedekah, senyum juga dikatakan memiliki nilai kebajikan. Kebajikan bagi seorang Muslim kepada Muslim lainnya tak terbatas pada bantuan yang diberikan. Seperti diriwayatkan dalam Hadits Muslim, Rasulullah SAW bersabda:

لَا تَحْقِرَنَّ مِنَ الْمَعْرُوفِ شَيْئًا، وَلَوْ أَنْ تَلْقَى أَخَاكَ بِوَجْهٍ طَلْقٍ

Artinya: “Janganlah engkau meremehkan kebaikan sedikitpun, meskipun hanya dengan bertemu dengan saudaramu dengan wajah yang berseri”. (HR. Muslim)

Tersenyum menjadi satu kebaikan kecil yang tak boleh diremehkan. Meski kecil dan mudah dilakukan, senyuman bisa menjadi kebajikan yang dilakukan kepada orang lain.

3. Senyum adalah Kebiasaan Rasulullah SAW

Tidak hanya memberikan perintah bagi umat Muslim untuk tersenyum, Rasulullah SAW juga memberi teladan dari perilakunya. Rasulullah SAW adalah pribadi yang suka tersenyum. Seperti hadits Bukhari, Dari Jarir bin Abdillah,dia menceritakan:

مَا رَآنِي رَسُولُ اللَّهِ صَلَّى اللهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ مُنْذُ أَسلَمْتُ إِلَّا تَبَّسَم فِي وَجْهِي

Artinya: “Rasulullah tidak pernah melihatku sejak aku masuk Islam, kecuali beliau tersenyum” (HR. Bukhari).

Hadits ini menjadi bukti bahwa Rasulullah SAW itu murah senyum. Saat akan menemui siapapun, Rasulullah SAW akan memasang senyum terbaik di wajahnya. Hal ini membuat orang-orang senang bertemu dengannya.

4. Senyum Membuat Wajah Berseri

Dengan menampakkan wajah yang selalu tersenyum, seseorang akan terlihat berseri-seri. Hal ini dikarenakan senyum dapat membuat seseorang terlihat ramah. Serta, senyuman dapat menjadi ‘hiasan’ yang memperindah wajah.

Karenanya, seseorang yang gemar tersenyum akan mudah disukai oleh orang lain. Orang yang suka tersenyum akan membawa suasana yang segar. Lain dengan orang yang tidak tersenyum tentu akan membuat suasana terasa muram.

5. Senyum Membawa Kebahagiaan

Yang terakhir tentunya, senyum akan membawa kebahagiaan. Kebahagiaan yang hadir tidak terbatas pada diri sendiri tapi juga menyebar ke orang lain. Dengan begitu, seseorang yang murah senyum bisa membawa kebahagiaan bagi orang lain.

Hal ini dikarenakan senyum adalah lambang kebahagiaan. Kebahagiaan yang digambarkan dengan senyum nyatanya bisa menular ke orang lain. Sebab itu, tersenyum saat bertemu orang lain sangatlah dianjurkan.

Itulah sekilas pembahasan tentang hadits senyum adalah sedekah. Tersenyum sangatlah mudah, serta memberikan umat Muslim nilai ibadah sedekah. Karenanya, perbanyak tersenyum kepada sesama. Rasulullah SAW pun selalu tersenyum kepada orang lain sehingga wajahnya selalu tampak berseri-seri.

 

You May Also Like

About the Author: admin

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *